hari kamis (8/12) lalu, akhirnya saya berhasil "menyeret" muai untuk nonton film Arisan 2.. fyi, gara2 film arisan 2 ini kami sempet berantem ga mutu gitu.. si muai kekeuh ga mau nonton karena dia ga tertarik.. sebaliknya saya penasaran banget pengen nonton karena beberapa kawan bilang film ini bagus, dan juga penasaran sama kelanjutan film "nyinyir" yang dulu saya puja-puji itu..
akhirnya kami pun nonton di puri indah.. awalnya saya khawatir si muai bakal tidur atau akan berkomentar ga enak di awal film.. tapi akhirnya saya ga terlalu mikirin perasaannya si muai.. *udah gede ini lah ya.. kalo ga suka yaudah.. saya mau nikmatin filmya, haha..*
lalu kesimpulan film itu bagi saya adalah.. hmmm.. kawan saya ovi membuat review yang menurut saya brilian.. (yang bisa dibaca di sini)
tapi di sisi lain, ternyata saya mendapatkan "sesuatu" untuk dibawa pulang dari film itu..
saya tercekat akan penyakit kanker, yang diderita cut mini di film itu.. saya ga terlalu nangkep sih dia sakit kanker apa.. cuma tiba2 "kena" aja gitu ke saya..
(foto: http://jemarihaqi.wordpress.com)
seperti juga ketika saya nonton film 'a little bit of heaven' dimana Kate Hudson memerankan tokoh yang mengidap "colon cancer" stadium lanjut..
(foto:http://darkhorizons.com)
kedua film itu ga ngajak untuk bersedih2 dan meratapi nasib sih.. tapi ada perjuangan hidup, kenyataan menerima nasib, dan ada kebahagiaan yang ditularkan di dua film itu..
tapi di saat yang sama gatau kenapa sedihnya berasa aja.. karena klo diinget2 ayah saya, dan hampir seluruh keluarganya, meninggal karena kanker.. mengingat hal itu saya selalu bertekad untuk hidup sehat karena berarti saya juga punya "sejarah" kanker di keluarga saya..
belum lama ini saya dapat kabar kalau seorang kawan reporter senior koran ekonomi divonis menderita leukimia akut.. tidak ada tanda2 sebelumnya dari sosok pria besar&ramah ini.. kabarnya sepulang dari tugas ke luar negeri ia merasa pusing2 parah hingga dibawa ke rumah sakit, dan kemudian divonis leukimia.. :'( hingga kini ia masih berjuang melawan kankernya.. saya berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik..
yang terakhir, pagi ini ibu saya bercerita bahwa seorang tante tetangga yang mahir membuat kue divonis dokter mengidap kanker hati.. ibu saya sempat ditanya bagaimana terapi alternatif yang dilakukan ayah saya dulu..
saya ga tau gimana menutup tulisan ini.. yang jelas, saya harus mensyukuri apa yang saya miliki saat ini.. kesehatan, rezeki, keluarga, semuanya.. Alhamdulillah.. :)
Showing posts with label movie. Show all posts
Showing posts with label movie. Show all posts
Tuesday, December 13, 2011
Monday, October 06, 2008
Laskar Pelangi... the movie...
reviewnya: gw suka... *bukan bertujuan menjadi spoiler..*
gw suka film ini bukan karena alur cerita 'kuat' yang gw sudah tahu akan seperti apa... bukan juga soal menyedihkannya nasib seorang tokoh sentral, yang perjuangannya memperoleh pendidikan harus terputus di tengah jalan.. ataupun keindahan alam dan warna pelangi di belitong yang terekam dengan baik...
gw suka karena sudut pandang bercerita lebih kompleks... sudut pandang yang bukan hanya dari si ikal yang (ternyata) saat bercerita sudah dewasa.. tapi juga 'cerita-cerita penunjang' dari bu muslimah, pak harfan, dan lintang.. ada juga tokoh pak zulkarnain, bakri dan pak mahmud yang 'mewarnai' cerita..
gw suka film itu membuat ringkas&menyatukan bagian2 penting di novel dengan (cukup) baik..
seperti: di novel, lintang datang bersama ayahnya ketika hari pertama masuk sekolah.. ayahnya yang sederhana digambarkan dengan baik di sana.. tapi di film, bagian ini dibuat berbeda, dan menyentuh..
di novel, laskar pelangi bersekolah di sekolah muhammadiyah dari SD hingga SMP.. namun di film dipersingkat menjadi SD saja..
but it's fine...
yang membuat film itu makin indah adalah lagu soundtrack 'laskar pelangi' by nidji..
ada kata-kata yang memberi inspirasi.. seperti mimpi, jangan menyerah, ataupun meski dunia tak seindah surga..
Laskar Pelangi.. indah..
gw suka film ini bukan karena alur cerita 'kuat' yang gw sudah tahu akan seperti apa... bukan juga soal menyedihkannya nasib seorang tokoh sentral, yang perjuangannya memperoleh pendidikan harus terputus di tengah jalan.. ataupun keindahan alam dan warna pelangi di belitong yang terekam dengan baik...
gw suka karena sudut pandang bercerita lebih kompleks... sudut pandang yang bukan hanya dari si ikal yang (ternyata) saat bercerita sudah dewasa.. tapi juga 'cerita-cerita penunjang' dari bu muslimah, pak harfan, dan lintang.. ada juga tokoh pak zulkarnain, bakri dan pak mahmud yang 'mewarnai' cerita..
gw suka film itu membuat ringkas&menyatukan bagian2 penting di novel dengan (cukup) baik..
seperti: di novel, lintang datang bersama ayahnya ketika hari pertama masuk sekolah.. ayahnya yang sederhana digambarkan dengan baik di sana.. tapi di film, bagian ini dibuat berbeda, dan menyentuh..
di novel, laskar pelangi bersekolah di sekolah muhammadiyah dari SD hingga SMP.. namun di film dipersingkat menjadi SD saja..
but it's fine...
yang membuat film itu makin indah adalah lagu soundtrack 'laskar pelangi' by nidji..
ada kata-kata yang memberi inspirasi.. seperti mimpi, jangan menyerah, ataupun meski dunia tak seindah surga..
Laskar Pelangi.. indah..
Subscribe to:
Posts (Atom)

