Thursday, January 30, 2014

cerita tentang dia.. :)

Halo blog apa kabar?

Setelah beberapa kali menulis di sini bentuknya selalu ga genah, kali ini saya ingin menulis cerita lebih lengkap tentang dia (yang sudah 13 minggu dan masuk trimester kedua..)

Cerita berawal di suatu pagi di hari Sabtu, 21 Desember 2013.. Hari itu saya telah menyelesaikan tiga paper UAS semester I kecuali paper multikulturalisme&globalisasi yang tenggatnya hari Senin (23/12). Hingga hari itu, saya belum menemukan formula yang pas untuk mulai membahas tugas multi itu.. Dalam pikiran saya saat itu bahkan sudah tebersit, "I Think I cannot get an A in this subject.." (dan kenyataannya akhirnya dapet B+ saja.. heu..)

Pagi itu saya akhirnya nyoba testpack (yang sudah saya beli dua minggu sebelumnya).. Kenapa saya coba hari itu? Karena saya memiliki beberapa kecurigaan tentang kemungkinan saya hamil.. Karena kalau dihitung-hitung, saya sudah telat mens bulan.. Sebagai orang yang memiliki siklus haid agak panjang (selalu lebih dari 28 hari), telat mens bagi saya adalah hal yang biasa, kadang malah PHP (pemberi harapan palsu) dia.. Tapi setelat-telatnya saya tidak pernah hingga telat dua bulan..
Di sisi lain, saya belum ngetes2 juga karena kekhawatiran akan paper2 UAS yang belum selesai.. Akhirnya memang terjadi sih dengan paper multi saya, ketika kabar bahagia itu menyeruak sampai ke ubun-ubun, konsentrasi saya mengerjakan tugas udah ambyar.. *halah*

Testpack menunjukkan dua garis..

Saya langsung manggil si Muai yang masih bobo-bobo ganteng pagi itu.. Dia sontak tersenyum dan berkata Alhamdulillah.. Kami ga langsung ngasih tau siapa2 pagi itu.. Kami justru menghubungi sepupunya muai (yang suaminya Obgyn) untuk sekalian periksa siang itu..

Ketika kami tiba, seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, pertanyaan pertama dr Gun adalah, "Kapan terakhir haid?" tapi jawaban saya kala itu adalah, "Enggak dok, hari ini aku coba testpack positif. Pengen tau aja bener atau enggak."

daaaan Alhamdulillah janinnya terlihat.. "Ada denyut halus di sini, meski masih kecil banget," kata dr Gun.

Hari itu rasanya mengharu-biru banget deh.. Kami menghabiskan waktu sesiangan di Love (Lotte Shopping Avenue) untuk makan siang dan nemenin si Muai belanja (ehem..) lalu mengabarkan keluarga di Solo dan di Joglo..

Sampai di rumah akhirnya kami membuat official foto kehamilan saya dan diunggah ke media sosial.. (maaf kika ini sungguh norak dan kekinian banget..)



Berbagai ucapan selamat datang bertubi-tubi sore hingga malam itu.. Namun justru yang paling membuat saya terkesan adalah seorang kawan saya yang tiba2 me-message saya betapa senangnya dia mendengar kabar kawan hamil (karena dia belum hamil..)

Saat itu dia bertanya apakah saya ikut program dll?
Jawaban saya saat itu ialah, saya pernah ikut program agar bisa hamil. Namun setelah dua siklus menstruasi ternyata belum hamil, padahal sudah berhubungan teratur seperti yang dianjurkan. Setelah dua siklus tidak berhasil, akhirnya saya tidak ke dokter lagi. Pertama karena saya mulai sibuk kuliah, dan kedua karena saya ingin menenangkan diri karena mungkin, "Saya terlalu berharap ingin memiliki anak.."

Meski tidak tahu ada pengaruhnya atau enggak.. Selama beberapa waktu setelah program yang belum berhasil itu saya memang sering mengkonsumsi kacang edamame. Kan katanya kacang-kacangan baik ya untuk kesuburan. Saya juga pernah mengkonsumsi kurma muda (ruthob) yang berwarna kuning/hijau muda seperti anggur.. Katanya khasiatnya juga baik untuk kesuburan..

Selain itu, meski cape fisik, mungkin kuliah juga menghilangkan stress pikiran soal keturunan ini yah.. Selama kuliah perasaan saya selalu bahagia.. Meski menempuh jalur joglo-depok-kedoya joglo selama 4x seminggu yang dua di antaranya masuk jam8 pagi (dan selesai kerja jam10 malam)..



Ditambah lagi stres saya kemungkinan besar juga berkurang setelah kakak saya menikah pada 13 Oktober 2013 lalu, dan saya&muai merasa lebih nyaman setelah menempati kamar baru yang kami bangun dengan keringat kami sendiri (lebay..)

Entah ada hubungannya atau tidak, tapi Alhamudillah Allah mempercayakan kami untuk menjalankan amanh-Nya ini..

Menjadi hamil adalah suatu hal yang luar biasa bagi saya, bagi kami.. Sebab kami sudah menikah hampir empat tahun dan banyak orang (mulai dari teman hingga sodara) ikutan sedih (atau concern mungkin kata yang lebih tepat) kenapa saya belum hamil?

Ada beberapa hal yang mungkin tidak dialami mereka pasangan yang menikah ga lama langsung hamil dibandingkan dengan pasangan yang lama baru hamil.. Tapi saran terbaik untuk siapa saja yang tengah berusaha adalah, "Don't Loose Hope.." Sebab Allah Maha Tahu kapan waktu terbaik untukmu..



***

Sekarang, kehamilan saya telah masuk 13 minggu dan trimester kedua.. Banyak yang bilang kalau masuk trimester kedua, kehamilan memasuki fase yang lebih nyaman.. Sebab mual-mual sudah berkurang, dan si jabang bayi sudah lebih kuat.. Tapi entahlah yang terjadi pada saya.. Saya merasa bahwa mual-mual dan sakit kepala yang saya hadapi justru memasuki puncaknya.. Ga nafsu makan sampai maunya makan yang ga sehat (indomie goreng enak banget ya..) justru malah terjadi sekarang..



Namun saya selalu berdoa semoga kami berdua sehat selalu sampai waktunya dia lahir ke dunia nanti.. Semoga kamu sehat selalu ya, de.. I love you.. :*

No comments: