Wednesday, December 19, 2012

Satu hari yang luar biasa..

From Evernote:

Note

Satu hari yang luar biasa...

Wuih pertengahan desember udah lewat, ni blog belum di-update lagi.. Padahal punya janji merekam moment yang terus berlari.. *sigh* Tapi daripada ga dimulai2 tulisannya, baiknya mulai menulis yuuk.. :)

Akhir pekan lalu saya liputan pelatihan BI di solo.. Bittersweet deh perjalanan itu.. Bitter karena hanya sekejap saya bertemu bapak mertua, kakak2 ipar, dan keponakan2.. :( Tapi tetep ada sweet-nya karena saya selalu suka kota solo.. :)

Tapi kali ini saya bukan mau cerita soal solo yah, saya ingin cerita moment2 yang sudah lewat lebih dulu, tapi sangat berarti untuk saya.. *duile*  Cuma memang sih, saya teringat moment berarti itu sesaat setelah saya ngobrol dengan seorang wartawan warta ekonomi, yg setelah kami berkenalan bilang kalau dia itu suami kawan saya yang anak detik. (dunia sempit ya boi..) Bermula dari obrolan basa-basi, lalu dia seperti bergumam, "Yah liputan weekend gini bikin saya dan istri jarang ketemu." Saya langsung nanya, "Lho, bukannya tiap hari juga ketemu, mas?"
"Ya hitungan ya jarang juga karena kalau udah ketemu malem doang," kata dia.
Lalu saya pun ganti topik soal acara makan malem hari itu yang perlu banget gitu ya dari pusat kota solo dengan perjalanan+/-35 km ke karanganyar cuma untuk "makan wedangan hick gaul pak mul"..

Kenapa saya ganti topik pembicaraan? karena tiba2 saya jadi kepikiran juga tentang saya&muai.. Sebab kalau dipikir2 waktu berkualitas yang saya punya bersama suami saya itu pun lebih banyak ketika malam hari. Itu pun selepas jam 22 setelah dia menjemput saya di kantor. Setelah bertemu pun kami suka menggunakannya sebagai "me time" masing2. Saat dia membaca koran, dan saya main game.. Lalu ketika jam sudah menunjukkan lewat tengah malam, baru kami tidur, atau yang lainnya, haha..

Tapi apakah waktu yang sedikit itu menjadi masalah? mungkin jadi masalah, mungkin juga enggak sih ya. Jadi masalah kalau misalnya ketemu orang kepo yang nyebelin&setiap ketemu hobinya nanya, "udah isi belum? kecapean sih.. makanya kalau kerja jangan cape2.."
Tapi ga jadi masalah kalau punya suami kaya muai yang selalu bilang, "santai aja sayang, emang mungkin belum dikasih sama Allah.." *Yeah, that's the reason why I love my husband.. Dia selalu bisa menempatkan diri dengan baik.. :)*

***

Eniwe, ganti topik.. saya sebenernya bukan mau nulis yang bikin hati bt, tapi justru yang membuat bahagia.. Rasa bahagia yang saya dapet ketika saya kencan bersama muai hari minggu, 9 Desember kemarin..

Hari itu sebenernya saya masih sakit batuk parah (udah sebulan lebih ni batuk ga sembuh2, curcol..) tapi saya pengen banget nonton EndahnRhesa manggung di jakcloth. Alasannya udah lama ga liat mereka manggung, dan saya pengen aja liat keriaan abg masa kini di pameran clothing terbesar tahunan itu.. 

Berangkat lah kami hari itu jam 14.30-an, untuk mampir ke PS dulu solat ashar.. Baru trus deh mulai masuk ke jakcloth jam16.00 karena EndahnRhesa katanya manggung jam17.00.. Tapi boiiii, yang terjadi adalah saya cuma bisa  lagu 'Baby it's You' yang udah pasti lagu terakhir.. :(( Ini terjadi karena kami salah nyari panggungnya karena jakcloth gede banget sih.. :(( *tulul maksimal deh pokoknya*

Udah mau nangis gitu saya nya.. Abis sebel banget udah bela2in dateng dari sore ciiing... aaaaah.. :(((
Ni penampakan musisi idola saya yang bisa terekam hari itu.. *tambah kesel posisi saya terlalu jauh, dan zooming gambar terganggu oleh kabel..*


Akhirnya sih daripada nangis, saya trus beli kaos di salah satu stand pameran.. beli cuma satu karena lupa ke atm *halah* Trus biar ga BT, muai nraktir saya makan malem di leko senci, hehe.. *sangat mudah ketebak*

Dan ternyata di senci masih ada midnight sale dong ya.. *teretekdungces..*

Tapi bukan mau belanja juga sih saya.. Midnight sale di senci itu justru berkah karena saya musti nungguin muai yang harus LIPUTAN KE CIKEAS AJA GITU LOH MALEM ITU.. *iya perlu banget di CAPSLOCK biar tau dia betapa ga sopannya liputan itu di hati kencan kami..*

Tapi yaudah sih ya, dari pada manyun mending kita beli novel (yang karena midnight sale jdiskon 10%, yay..) lalu duduk di kafe mainstream sejuta umat.. 

Saya mulai duduk pukul 21.30 untuk membaca twivortiare-nya Ika Natassa.. Dan membeli novel itu menjadi keputusan yang tepat sodara2.. 

Saya jadi ikut menyelami tokoh alexandra rhea wicaksono yang rasanya seperti "mirip" dengan kehidupan saya.. yeah, ga sepenuhnya mirip sih.. tapi berasa aja pengorbanannya si tokoh untuk memanfaatkan semaksimal mungkin "quality time" yang sempit karena jam kerja yang panjang.. juga masalah dikepoin orang2 soal belum punya anak, ataupun persoalan2 khas suami istri perkotaan.. *halah*

Saya ga mau jadi spoiler soal buku itu.. meski bagi saya, ika di buku ini cukup berhasil membuat novel dalam bentuk 'tweet' yang tidak membosankan.. Tidak juga terlalu 'snob' seperti di novel 'antalogi rasa'.. 

Kembali ke setting saya duduk di kafe mainstream nungguin suami liputan.. Akhirnya muai kembali lagi ke senci pukul 23.30 dan menggenggam saya erat.. Dia mengucapkan terima kasih saya mau menunggunya malam itu.. saya pun berterima kasih mendapatkan banyak pelajaran berharga di hari itu..

Satu hari yang luar biasa.. :)



Thursday, November 29, 2012

Memperkenalkan Muaipani Photography..

hi blog, apa kabarmu? *mudah-mudahan baik yah..*
Sorry kalau udah beberapa kali saya posting kurang genah di blog ini, hehe..

Di tulisan kali ini, saya ingin memperkenalan, 'Muaipani Photography'.. ya, muai dan saya akhirnya memutuskan untuk menyeriusi sebuah hobi memotret menjadi sebuah jalan untuk menghasilkan sesuatu yang berarti dalam hidup kami berdua..

Tapi sebelum cerita tentang 'Muaipani Photography', saya ingin cerita tentang sebuah proyek foto yang kami namakan, 'Proyek 10 November 2012'..

***

Bermula ketika di pertengahan bulan september, mateship saya @justutterly minta tolong agar muai bisa mengabadikan acara akad nikah dia bersama @scralachtica tanggal 10 november 2012 lalu..

Kala itu saya sih seneng banget dimintain tolong.. Cukup merasa terhormat juga karena ada juga yang mempercayakan domentasi hari besarnya itu kepada suami saya, ihiy.. soalnya muai kan udah lama ga motret manten lagi..

Saat diberitahu, awalnya muai agak 'gak pede' dan sempet uring-uringan dengan proyek ini.. Masalahnya kala itu dia mengaku tidak punya 'alat' yang bisa dia andalkan untuk memotret.. Memang kami hanya punya kamera prosumer (compact) Lumix LX-5.. Lumix itu sebenarnya cukup bagus untuk kelas kamera compact, tapi muai ga yakin kamera itu bisa menghasilkan file yang 'layak' untuk sebuah foto manten..

Dia pun akhirnya berinisiatif untuk mengajak sepupunya Zaky yang punya kamera Nikon D90 untuk membantu dia.. Ditambah dengan @justutterly yang menjanjikan bisa meminjami Canon DSLR milik kantornya (yang akhirnya pas hari-H saya ketahui tipenya Canon 60D), untuk pemotretan hari itu..

Bulan berganti oktober, proyek 10 November kian mendekat.. Nampaknya si muai mulai tergerak hatinya untuk menjadikah proyek ini sebagai sebuah 'milestone' bagi dia untuk terjun lagi ke fotografi.. Dia pun meyakinkan saya untuk membeli sebuah kamera yang akan menjadi alat pegangannya, Fuji X100.. Sebuah kamera mirorrles dengan lensa fix keluaran Fujifilm.. Kamera yang menurut saya, "Apa iya sebagus itu?" Tapi dia meyakinkan kamera ini sangat bagus.. Meski lensanya fix, tapi 'jeroannya' sudah sangat cukup untuk menghasilkan foto-foto yang bagus juga.. :)

Kemudian sekitar tanggal 20 oktober (kalau saya ga salah), kamera Fuji X-E1 resmi meluncur di Indonesia.. Fuji X-E1 juga merupakan kamera mirorrless-nya Fuji, tapi dia bisa berganti lensa.. Fuji X-E1 merupakan seri lebih compact dari pendahulunya, Fuji X Pro-1..

Seperti sudah saya ceritakan di beberapa posting-an sebelumnya, muai akhirnya membeli X-E1 sebagai 'pegangannya', dan kami pun siap menjalani proyek 10 november 2012..

***

Lalu hari-h pun tiba.. Meski proyek 10 November adalah proyek minta tolong, tapi kala itu kami punya tujuan untuk dilakukan, yaitu merekam momen terindah dalam hidup mateship saya itu..

Kalau muai bilang ke saya tentang tujuan kami memotret, "Kita punya tujuan untuk membuat foto yang terindah dari sepersekian detik saat momen berlangsung. Seperti teori 'The Decesive Moment' yang dicetuskan fotografer Henri Cartier-Bresson."

Dan inilah foto yang kami hasilkan untuk @justutterly dan @scralachtica..


***

Berawal dari sebuah proyek untuk kawan, sekarang kami akan memulai petualangan baru kami melalui Muaipani Photography.. Oiya, bagi yang membutuhkan info lebih lanjut dan juga tertarik dengan konsep 'Muaipani Photography', kami bisa dikontak di muaipani2010@gmail.com :)

cheers..

Friday, November 23, 2012

Beach Boys - Wouldn't It Be Nice

Songwriters: WILSON, BRIAN DOUGLAS / LOVE, MIKE E. / ASHER, TONY

Wouldn't it be nice if we were older
Then we wouldn't have to wait so long
And wouldn't it be nice to live together
In the kind of world where we belong

You know its gonna make it that much better
When we can say goodnight and stay together

Wouldn't it be nice if we could wake up
In the morning when the day is new
And after having spent the day together
Hold each other close the whole night through

Happy times together we've been spending
I wish that every kiss was never ending
Wouldn't it be nice

Maybe if we think and wish and hope and pray it might come true
Baby then there wouldn't be a single thing we couldnt do
We could be married
And then wed be happy

Wouldn't it be nice

You know it seems the more we talk about it
It only makes it worse to live without it
But lets talk about it
Wouldn't it be nice

[ Lyrics from: http://www.lyricsfreak.com/b/beach+boys/wouldnt+it+be+nice_20013925.html ]

From Evernote:

Beach Boys - Wouldn't It Be Nice




semoga kalian berdua langgeng selalu sampai kapan pun yah.. :D

Sunday, November 18, 2012

Tentang (kamu dan) London..

Ya.. Foto memang bisa lebih banyak bercerita..
Semoga lain waktu kita bisa ke sana, bersama.. :)

Tuesday, November 13, 2012

Teringat hari itu, Sabtu, 13 Maret 2010

Hari sabtu lalu yang memiliki tanggal cantik 10.11.12, saya&muai dapat tugas dari mateship saya tercinta.. Muai diminta tolong untuk motoin akad nikah mateship saya, nilam&arris..

Saya akan membuat tulisan juga tentang akad nikah nilam itu.. Tapi sebelum semua foto sempet diedit dan dipercantik, saya justru teringat multiply saya yang sudah mendekati titik nadir.. *halah*

Jadilah saya kepikiran untuk memasukkan foto-foto nikahan saya&muai dulu di sini, sebelum mereka hilang dihapus oleh multiply.. huhuhu.. Oiya, semua foto diambil oleh kakaknya muai, M Ridwan Zaini..

***

Ini foto favorit saya.. Sesaat setelah kami resmi menjadi suami istri..


Epic.. :)

***

Ini foto-foto mas iwan sejak dari Siraman - Malam Midodareni - Akad Nikah - Resepsi.. Enjoy..

Siraman..











Midodareni..



Akad Nikah..

























Resepsi..