Tuesday, June 15, 2010

Kali ini soal taksi..

Blog 13.06.2010 
Kali ini saya akan bicara soal taksi.. Yak, taksi yang menjadi salah satu "bisnis kepercayaan" karena saya termasuk penumpang yang hanya mau menggunakan taksi dengan merk tertentu..

Saya menulis ini karena saya kemarin baru saja naik taksi "sepakat" karena saya mengira dia "blue bird". Saya sempet ragu untuk naik hingga akhirnya saya membaca bismillah dan bergumam dalam hati,"ini adalah rejeki si supir taksi. Lagipula tujuannya ga jauh (fly over jatibaru sampai GI) insya allah aman." Pas di taksi supirnya agaknya nyadar saya sempet pas mau naik. Dia nanya "kok td sempet ragu mba?" aaaah makin khawatir aja perasaan saya.. Tapi akhirnya saya menjawab sekenanya,"abis td kacanya gelap, jadi ragu.." *yeah rite, sounds so stupid* 
Tapi akhirnya taksi jalan juga daaaan saya pandangi lama argonya mudah2an bukan argo kuda..
Yeah.. Saya beruntung argo taksi "sepakat" yang saya naiki adalah tarif bawah yang berjalan "normal"..
Fiuuuf untunglah saya selamat.. Meski menyisakan rasa "tidak enak hati" karena telah berprasangka buruk dengan pak supir dan merek taksi yg bukan merek fanatik saya..

Pengalaman kemarin membuat saya teringat pengalaman ketika saya ikut kunjungan kerja wapres boediono ke bali 25-28 mei lalu.. Ketika ada waktu luang, di sana saya sempat jalan2 sama kawan saya camelia ke daerah kuta dan membeli oleh2 si denpasar.. Kami pun memilih menggunakan transportasi taksi dari depan hotel.. Sebenarnya banyak taksi yang mangkal di depan hotel, tapi kami berdua lebih memilih menunggu taksi blue bird yang lewat karena faktor "keamanan"..
Saya sempat berbicara dengan supir taksi blue bird di sana.. Rata2 mereka adalah orang luar bali.. Ada yang dari bandung (sudah 5 tahun tidak pernah pulang ke bandung), dan ada yang orang jawa (yang sebelumnya kerja jadi supir charteran milik orang bali).. Total 4 taksi yg saya naiki, supirnya semua para perantau.. Saya sempat berpikir kenapa yah orang bali ga ada yang menjadi supir taksi blue bird? Apakah mereka (maaf) arogan jadi hanya mau jadi bos dengan mengembangkan usaha sewa mobil daripada jadi 'supir karyawan'?? 
Hmmm Ternyata saya salah besar.. Saya tahu saya salah ketika pulang dari bandara soetta (setelah dari bali), saya nebeng kameramen tv satu group naik taksi ke kantor.. Tidak seperti kameramen lain yang biasanya selalu memilih menggunakan blue bird, kawan saya ini justru mengatakan 'terserah' ketika saya tanya mau naik taksi apa.. Kami pun naik taksi gamya ke kantor dengan argo lebih ekonomis karena selain perbedaan tarif jg karena hari itu hari libur waisak..
Di taksi saya sempet cerita tentang supir taksi blue bird yang kebanyakan bukan orang bali.. Dia justru cerita selama di sana dia naik taksi supirnya selalu orang bali.. Memang sih dia tidak naik blue bird, tapi merk taksi lokal 'dewata' (kalau saya tidak salah ingat) yang merupakan taksi pertama di bali.. Supir taksi dewata cerita kalau blue bird telah mengambil pangsa pasar mereka di bali.. Blue bird awalnya tidak menggunakan merek itu karena memang dilarang. Tapi begitu izin taksinya keluar, blue bird merubah nama perusahaannya agar bisa menggukan merek blue bird..
Dan saya pun tercenung..

Saya tidak ingin masuk ke arah pembicaraan "ini jaman globalisasi dan yang tidak bisa mengejar akan tergilas jaman" ataupun "pengalaman membuktikan bahwa banyak kasus dari merek2 taksi yang tak terpercaya itu.." 
Saya hanya ingin mengatakan bahwa masih banyak orang baik di dunia ini.. Kita cukup mempercayai itu.. :)  

Friday, May 21, 2010

hari-hari yang melelahkan..

saya capeee...
begitula saya mengkalkulasikan hari2 terakhir ini.. bukan hanya cape fisik, tapi cape hati, dan pikiran.. cape kali ini adalah akumulasi yang campur aduk antara pekerjaan, kehidupan pribadi, dan perasaan saya di lubuk hati..
*wedeh.. berat banget kayaknya permulaan cerita saya..*

awal mei lalu (1-5 mei tepatnya), saya ikut kunjungan kerja wapres boediono ke jogja dan blitar.. seperti diketahui bahwa saya sangat ingin kembali ke jogja.. kota tempat saya dan muai sempat berbulan madu *ihiy*.. saya juga semangat ikut ke blitar karena saya belum pernah ke kota di mana bung karno dimakamkan.. meski saya semangat pergi.. banyak sekali hal yang mengecewakan.. mulai dari (oknum) humas wapres yang nyebelin, sampai berita yang udah cape2 di bikin tapi ga dimuat.. *meski saya bersyukur ada mediaindonesia.com yang masih menampung beberapa berita saya..*

lalu pada 5 mei nya, saat saya mendarat di jakarta&menelpon suami saya.. hal yang pertama dia katakan adalah,"sayang, sri mulyani mundur. dia jadi managing director world bank per 1 juni." aaah.. begitu pentingnya kabar itu sampai suami saya pun tidak bertanya,"apa kabar?"
jujur saya hari itu sebal sama sri mulyani.. karena dia menteri favorit saya.. tetapi kanpa dia akhirnya menyerah mundur? kenapa dia memberikan kabar itu di pagi hari? di saat yang sama krisis yunani mempengaruhi bursa di dunia?

tapiiii..
di sisi lain hari itu saya bahagia dan bersyukur.. karena saya akan dikirim ke IRAN pada 13-17 mei nanti.. yak, saya buat kapital kata IRAN.. karena ke sana adalah liputan konferensi G15, karena di sana ada Presiden Ahmadinejad, dan di sana adalah pusat peradaban Islam syiah..
Malam tanggal 5 itu pun saya buat foto untuk visa.. dengan kondisi badan cape sekali tapi juga semangat sekali.. yak sekali lagi karena saya akan ke IRAN.. ditambah juga dengan ke Arab saudi untuk umroh bersama Wapres Boediono..*jika saya tadi lupa menambahkan*

hmm.. semua rasanya seperti mimpi di siang bolong.. saat harus nyerahin paspor, saat harus disuntik meningitis yang ternyata lebih sakit dari semua suntikan yang pernah saya coba, saat dipalak untuk mentraktir kawan2 wartawan RI 2.. saya pun masih ingat bagaimana sulitnya mendaftar di web G15.. ribetnya mengisi form visa untuk wartawan, dan mendaftar perlengkapan liputan apa saja yang dibawa, dan hal-hal lainnya..

mimpi itu terus terjadi sampai hari senin 10 mei.. saat seorang humas wapres menelpon saya. singkat saja dia berkata di telpon, "mba, perjalanan ke iran dan ke arab saudi batal. atas instruksi RI 1. waktu ditanya alasannya lebih jauh cuma itu aja mba, atas instruksi RI 1."
saya menjawab,"ok pak."

"padahal sudah gembar-gembor.." kata teman saya.
"belum saatnya menghadap ka'bah.." kata tema saya yang lain.
"padahal sudah dipaksa traktir.." kata teman yang beda lagi.
"padahal sudah disuntik," kata kawan yang juga batal berangkat.
*"miris.." kata saya dalam hati."*

ya sudahlahh.. mungkin tuhan punya rencana untuk saya *meski saya tidak tahu apa itu*..
pada tanggal 13 mei, atau tanggal seharusnya saya berangkat ke arab saudi, saya bisa datang ke pesta perpisahan ibu sri mulyani indrawati di komplek widya chandra.. saya bahagia sekali hari itu.. saya bisa bertemu kawan2 saya.. saya bisa melihat idola saya itu dari dekat.. saya bisa merasakan lirihnya ketika dia bernyanyi "ke jakarta ku kan kembali.." saya melihat suami saya berfoto dengannya.. hingga saya akhirnya bisa berfoto dengannya..











di akhir pekan sabtu dan minggu pun menurut saya bukan hari-hari santai.. :(

kelelahan saya belum selesai karena di hari senin (17/5)lalu saya harus liputan jam7 pagi di lanud halim perdana kusuma.. liputan itu menghasilkan berita utama di halaman satu.. tapi liputan itu harus dilalui dengan pertengkaran dengan asred yang (sebenarnya mungkin secara personal) baik.. tapi kondisi saya sedang ga baik..

kemudian di hari selasa (18/5) ketika wapres boediono punya lima jadwal acara dalam sehari yang dimulai pukul 09.00 dan jadwal terakhir pukul 16.00.. saya penat setengah hidup.. walaupun hasilnya berita saya menjadi berita utama di halaman ekonomi..
tapi menjelang waktu istirahat saya, hari itu terasa sesak..
pada selasa malam, ibu sri mulyani membuat pidato yang mencengankan semua orang.. ia menyebut dirinya pergi ke bank dunia bukan karena murni keinginannya.. tapi karena kartel politik.. kartel politik antara dua kepentingan.. yang sudah menjadi rahasia publik siapa dan siapa..
pidato itu hanya bisa saya baca transkripnya.. tapi bisa saya rasakan amarah dan energi di dalamnya..

hari rabu (19/5) semakin payah.. jadwal wapres hari itu ada dua jam 10 ada pertemuan dengan masyarakat indonesia anti pemalsuan (MIAP), dan jam 15 menjemput presden di lanud halim.. saya pergi ke lanud halim karena (tentu saja) rekan saya yang ikut rombongan presiden lelah.. setelah meliput di singapura dan malaysia dan mengaku terlantar kelaparan di situs jejaring sosial dan grub desk kantor..
lagi-lagi tidak diduga-duda, presiden berkata akan mengumumkan nama menkeu baru jam 20.00 di cikeas..

baiklaaaaah cikeas..

dari halim saya menuju ke cikeas.. saya menuju pendopo rumah presiden yang merupakan "batas" terpribadi presiden yang bisa publik (kalau wartawan boleh saya samakan dengan publik) sentuh..
malam itu hujan, hujan deras sederas-derasnya..
agus martowardojo (dirut bank mandiri) dan anny ratnawati (dirjen anggaran kementrian keuangan) yang diumumkan menjadi mentri dan wakil menteri selama lima menit saja..
pengumuman itu siaran langsung di tivi.. sayapun tersorot kamera tivi.. dan saya malam itu dapat banyak komentar yang mengira saya memakai jaket karena saya tidak pakai seragam..
salah besar..
saya pakai jaket karena saya kedinginan, kehujanan, dan perut saya tidak nyaman rasanya..

*aah kalau boleh intermezo sedikit.. perut saya akhir2 ini berakting aneh.. saya pun sering mual karena bau-bau menyengat.. tapi nanti lah di posting lain saya cerita.. kalau memang ada yang bisa diceritakan..*

kemudian hari kamis (20/5), tepat di hari kebangkitan nasional, presiden melantik menkeu dan wakil menkeu di istana negara. melihat menteri keuangan yang baru yang sumringah di dampingi keluarganya..



(selamat ya pak agus.. mrs agus.. dan adri yang bapaknya jadi menkeu..)

tapi hari itu saya sedih.. melihat menter keuangan idola saya menangis.. menangis untuk pertama kalinya di depan umum..
"Semua yang saya lakukan tidak mungkin tanpa dukungan Tony Sumartono, suami, dan anak-anak adalah aset tidak terkira, pusat kekuatan dalam menjalankan tugas
."
"saya boleh menangis karena bukan menkeu. jadi menkeu tidak boleh nangis.. kalau menangis nanti rupiah terguncang."

hari itu bukan hanya dia, idola saya, yang pergi (atau kalau boleh saya bilang disingkirkan).. juga ada anggito abimanyu (kepala badan kebijakan fiskal kementrian keuangan) yang batal menjadi wakil menteri.. meski enam bula lalu sudah disebut-sebut menempati posisi itu, tapi batal dilantik karena amsalah administrasi.. ia juga sudah menandatangi kontrak kinerja dengan presiden.. tapi "seperti kesetrum listrik, dia tidak dikabari presiden bahwa dia tida dipilih menjadi wakil menkeu.."


sekarang.. sudah masuk sabtu (22/5) dini hari.. saya di kantor.. kelelahan.. sungguh sangat lelah.. bukan hanya fisik saya yang lelah.. tapi lebih dari itu..

ps: maaf jika postingan ini terlalu berlebihan

Friday, April 30, 2010

melow manilow.. nostalgia aja deh kita.. :)

perasaan lagi campur aduk ni.. gara2 liputan melelahkan tapi (bagi saya) kurang diapresiasi sama kantor.. yang namanya muncul justru si rekan kerja yang sering cranky plus sok itu.. :( untung kawan2 liputan di istana wakil presiden menyenangkan.. jadilah saya bisa tertawa2 menjalani liputan melelahkan dan menyebalkan.. ;)

but anyway.. daripada mikirin yang sedih2 dan menyebalkan, lebih baik pikirkan hal2 yang menyenangkan.. seperti pertemuan dengan nand, mel, run, nil di senci rabu (27/4) kemaren.. it was only one and a half hour catch up, but i feel happy.. yeah, seneng ketemu mereka karena bisa cerita oversharing tapi ga ada yang complain, hahahaha..
saya juga kangen pengen ngumpul2 sama anak2 inggris 2002 ni.. kangen melakukan aksi norak2an bersama2.. keliling jakarta bareng2, nginep2an, jalan2 ke kota tua, dan lai-lain..
rasanya pengen mewujudkan lagi aksi norak2an binti seru kita.. saya pasang foto2 dari fesbuk ni, biar pada tergerak hatinya untuk ngumpul lagi.. :D
kaya di monumen luka ini..


(kampus kita, mei 2008)

boleh juga jalan2 lagi keliling kota tua, kayak waktu ima pulang kampung..


(Museum Fatahillah, Februari 2009)

atau juga dimaklumin deh kalo bisanya cuma ngupi2 di mal..


(Mateship at brew&co citos, pas sindro pulang kampung 2008)

lalu.. saya pengen naro foto kawan2 saya yang sekarang sudah semakin dewasa..
ini foto kami waktu saya, nadia, riri, dan windy diwisuda .. tapi pipit, asti, lona, (dan cowo2 yang ga ada di foto ini) yang pada masih kuliah mau ngeryain kelulusan kami.. :D
masih pada ABG-ish gimana gitu yah tampang2nya, huhu.. sekarang lima dari kami berduabelas sudah menikah.. :D obrolan kami pun mulai beranjak ke topik2 yang lebih 'serius' seperti bagaimana mendidik anak nanti karena lona sudah hamil,hahaha..


(UI depok, oktober 2006)

ga cumafoto2 itu sih yang mau saya taro di sini.. saya punya tiga teman yang bisa diajak kumpul di waktu tak terduga dan tempat tak terduga pula.. sebenarnya ada tiga teman saya, novi, dita, dan ade.. tapi agak jarang kami kumpul berempat.. lebih sering bertiga dan membuat salah satu dari kami sebal karena (kelupaan) ga diajak, hahaha..
kangen kalian guys..


(Java Jazz Maret 2009)

dan foto ini biar dita ga marah karena sering (kelupaan) ga diajak.. :P


(senci, Februari 2009)

oiya satu foto lagi yang mau saya pasang.. yaitu foto sama temen2 FORKEM.. temen2 waktu liputan makro.. temen2 yang selalu serius kalau lagi bikin berita dan militan saat liputan.. emag ga semua anak2 FORKEM ada di foto ini sih.. karena foto ini latarnya ciamik aja makanya sara plih.. yang jelas, FORKEM udah kaya keluarga, kalau bingung gaada tempat 'bernaung', main aja ke markas FORKEM, di sana pasti rasanya kaya kembali ke rumah.. :D
*agak lebay*


(Stasiun Tj Priok, Mei 2009)

berharap akan naro foto2 yang bisa bikin saya tersenyum kalau lagi cape dan sebal.. (mungkin foto bareng siyasmina, deboramanja, bayugalih, mas_wahn, dan yang lain2 ya???)
anyway.. i think i'm enough for now guys..
i'll cu..